Apakah Diskusi
Reflektif ?
Diskusi
reflektif mendorong siswa untuk berpikir dan berbicara tentang apa yang telah mereka amati, dengar atau baca. Guru atau
siswa memulai diskusi dengan mengajukan pertanyaan yang menuntut siswa untuk
merefleksikan dan menginterpretasi film, pengalaman, membaca atau mencatat
cerita, atau ilustrasi. mereka mengklarifikasi pikiran dan perasaan mereka.
Pertanyaan yang diajukan harus mendorong siswa untuk menghubungkan isi cerita
pengalaman hidup dan cerita lainnya . Pertanyaan-pertanyaan ini akan
menimbulkan interpretasi pribadi dan perasaan. Interpretasi akan bervariasi,
namun variasi tersebut menunjukkan bahwa perbedaan pendapat sangat berharga.
Apa
tujuannya?
menggunakan
pertanyaan untuk merangsang refleksi dan memperluas pemahaman untuk menantang
pemikiran siswa dengan meminta mereka untuk menafsirkan, menyimpulkan,
meringkas, membentuk kesimpulan dan mengevaluasi pilihan untuk memperpanjang
tanggapan pribadi dengan mempertimbangkan pandangan orang lain untuk berbagi
pemikiran pribadi, perasaan dan gambar yang ditimbulkan oleh pilihan sastra,
film, ilustrasi dan pengalaman
Cara melakukannya :
-
Membuat pertanyaan untuk memulai diskusi.
-
Pertanyaan
ini harus menjadi pertanyaan inferensial atau terbuka yang tidak hanya ada 1 jawaban
yang benar.
-
Pertanyaan
ini harus membutuhkan siswa untuk membuat kesimpulan atau asumsi, atau untuk
menafsirkan apa yang mereka telah mereka amati, dengar atau pun baca.
-
Pertanyaan
pertama harus mengungkapkan pemahaman siswa terhadap pesan, tema utama atau
tujuan dari seleksi.
-
Pertanyaan
tambahan yang diajukan oleh guru dan siswa harus berfungsi untuk memperjelas
dan memperluas interpretasi pribadi.
-
Diskusi
harus mendorong siswa untuk menghubungkan peristiwa dan karakter untuk pilihan
lain dan pengalaman hidup.
-
Akibat
pertanyaan, kekhawatiran atau masalah dapat diselesaikan dengan membaca ulang
bagian-bagian atau melihat film kedua kalinya.
Cara
beradaptasi :
Siswa dapat
memulai diskusi tentang sumber dalam semua bidang subjek. Diskusi reflektif
dapat dimasukkan ke dalam strategi berikut:
-
Buku
pembicaraan
-
Conferencing
-
Co-operative
learning
-
Studi
literatur
-
Membaca
log
Penilaian
dan Evaluasi Pertimbangan
Memonitor
minat siswa dan partisipasi dalam berbagi interpretasi dan tanggapan. Perhatikan
kemampuan siswa untuk mengekspresikan pikiran mereka secara lisan, perasaan dan
pemahaman. Perhatikan siswa yang mengajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi
pemahaman mereka.
Amati
kemampuan siswa untuk mendengarkan dan menghormati pandangan dan pendapat orang
lain.